PENGERTIAN STATISTIKA

Statistik dan Statistika

Statistik memiliki dua pengertian.  Pertama, statistik dipakai untuk menyatakan kumpulan data, bilangan, dan bukan bilangan, yang disusun dalam tabel atau diagram yang melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan.  Misalnya statistik penduduk, statistik kehutanan, dll.  Kedua, statistik dipakai untuk menyatakan ukuran dari kumpulan data sample.  Misalnya, jika kita meneliti 20 pegawai dan mencatat gajinya setiap bulan lalu menghitung rata-rata gajinya, misalnya diperoleh Rp 100.000,-.  Maka rata-rata besarnya gaji Rp 100.000,- ini dinamakan statistik.  Sebagai lawan dari statistik adalah parameter, yaitu ukuran dari seluruh data atau populasi.

Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data.  Oleh karena itu, pengetahuan yang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan penanganan data adalah statistika bukan statistik.  Statistika lebih lanjut terbagi dalam dua kategori, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensia.

Statistika deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian sekumpulan data sehingga memberikan informasi yang berguna.  Perlu kiranya dimengerti bahwa statistika deskriptif hanya memberikan informasi mengenai data tersebut dan sama sekali tidak menarik kesimpulan apapun tentang data induk dari data tersebut.  Penyusunan tabel, diagram, grafik, rata-rata, dan standar deviasi di majalah dan surat kabar termasuk dalam kategori statistika deskriptif ini.

Statistika inferensia mencakup semua metode yang berhubungan dengan pengolahan data untuk kemudian sampai pada penarikan kesimpulan dan peramalan mengenai sekumpulan data.  Statistika jenis ini dapat berupa estimasi, uji hipotesis, prediksi, dan tingkat huibungan antara variable.  Fungsi utamanya adalah membantu peneliti atau pemimpin perusahaan untuk membuat keputusan tentang parameter dari populasi tempat data sample diambil.   Lebih lanjut, statistika inferensia ini dapat dibagi menjadi statistika parametrik dan statistika nonparametrik.

Statistika parametrik adalah statistika yang di dalam pengolahan datanya menggunakan parameter yang spesifik seperti rata-rata populasi (μ) atau varians (σ2).  Pengambilan kesimpulan mengenai parameter tersebut didasarkan pada data yang ada pada sample. Misalnya, untuk menaksir parameter rata-rata populasi dipakai rata-rata beberapa sample.  Ini membutuhkan persyaratan-persyaratan tertentu.  Dengan kata lain, data sampel tersebut harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar absah  untuk dijadikan dasar dalam penarikan kesimpulan mengenai parameter populasi tersebut.   Sebaliknya statistika non parametrik tidak memakai parameter tertentu di dalam pengolahan data untuk tujuan penarikan kesimpulan.  Oleh karena itu, metode ini tidak memerlukan syarat-syarat tertentu dari data sampelnya.

 

About these ads

Tag: , , , ,

Satu Tanggapan to “PENGERTIAN STATISTIKA”

  1. 2010 in review « STATISTIKA Says:

    [...] The busiest day of the year was January 22nd with 34 views. The most popular post that day was PENGERTIAN STATISTIKA. [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: