Independensi (keterkaitan) antara 2 faktor dapat diuji dengan uji chi square. Masalah independensi ini banyak mendapat perhatian hampir di semua bidang, baik eksakta maupun sosial ekonomi. Kita ambil contoh di bidang ekonomi dan pendidikan. Kita bisa menduga bahwa keadaan ekonomi seseorang tidak ada kaitannya dengan tingkat pendidikannya, atau justru sebaliknya bahwa keadaan ekonomi seseorang terkait erat dengan tingkat pendidikannya. Untuk menjawab dugaan-dugaan ini, kita bisa menggunakan uji chi square.
Langkah-langkahnya sebagai berikut.
1. Buatlah hipotesis
H0: tidak ada kaitan antara keadaan ekonomi seseorang dengan pendidikannya
HA: ada kaitan antara keadaan ekonomi seseorang dengan pendidikannya
2. Lakukan penelitian dan kumpulkan data
Hasil penelitian adalah sebagai berikut (tentatif).
| Kategori |
Di bawah garis kemiskinan |
Di atas garis kemiskinan |
Total |
| Tidak tamat SD | 8 | 4 | 12 |
| SD | 20 | 17 | 37 |
| SMP | 15 | 16 | 31 |
| SMA | 3 | 23 | 26 |
| Perguruan Tinggi | 2 | 22 | 24 |
| Total | 48 | 82 | 130 |
3. Lakukan analisis
|
Kategori |
Di bawah garis kemiskinan |
Di atas garis kemiskinan |
Total |
|
Tidak tamat SD O E |
8 4,43 |
4 7,57 |
12 |
|
SD O E |
20 13,66 |
17 23,34 |
37 |
|
SMP O E |
15 11,45 |
16 19,55 |
31 |
|
SMA O E |
3 9,60 |
23 16,40 |
26 |
|
Perguruan Tinggi O E |
2 8,86 |
22 15,14 |
24 |
|
Total |
48 |
82 |
130 |
Nilai O (Observasi) adalah nilai pengamatan di lapangan
Nilai E (expected) adalah nilai yang diharapkan, dihitung sbb:
1. Nilai E untuk kategori tidak tamat SD di bawah garis kemiskinan = (12 x 48)/130 = 4,43
2. Nilai E untuk kategori tidak tamat SD di atas garis kemiskinan = (12 x 82)/130 = 7,57
3. Nilai E untuk kategori SD di bawah garis kemiskinan = (37 x 48)/130 = 13,66
4. Nilai E untuk kategori SD di atas garis kemiskinan = (37 x 82)/130 = 23,34
5. Nilai E untuk kategori SMP di bawah garis kemiskinan = (31 x 48)/130 = 11,45
6. Nilai E untuk kategori SMP di atas garis kemiskinan = (31 x 82)/130 = 19,55
7. Nilai E untuk kategori SMA di bawah garis kemiskinan = (26 x 48)/130 = 9,60
8. Nilai E untuk kategori SMA di atas garis kemiskinan = (26 x 82)/130 = 16,40
9. Nilai E untuk kategori Perguruan Tinggi di bawah garis kemiskinan = (24 x 48)/130 = 8,86
10. Nilai E untuk kategori Perguruan Tinggi di atas garis kemiskinan = (24 x 82)/130 = 15,14
2,875 + 1,683 + 2,941 + 1,721 + 1,103 + 0,646 + 4,538 + 2,656 + 5,313 + 3,110 = 26,586
=
=
=
=
= 9,488 (lihat table chi-square pada blog ini)
Catatan: k = kolom (di bawah & di atas garis kemiskinan) b = baris (tidak tamat SD, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi)
4. Kriteria Pengambilan Kesimpulan
5. Kesimpulan
Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai
= 26,586, yaitu lebih besar dari nilai
yang 9,488, sehingga kita harus menerima HA. Dengan demikian, kita simpulkan bahwa ada kaitan yang signifikan antara keadaan ekonomi seseorang dengan tingkat pendidikannya (lihat lagi hipotesis di atas, khususnya bunyi hipotesis HA).
Catatan: kata signifikan berasal dari α = 0,05.