Penggunaan Tabel Z

Contoh kasus adalah sebagai berikut

Rata-rata produktivitas padi di Aceh tahun 2009 adalah 6 ton per ha, dengan simpangan baku (s) 0,9 ton.  Jika luas sawah di Aceh 100.000 ha dan produktivitas padi berdistribusi normal (data tentatif), tentukan

1. berapa luas sawah yang produktivitasnya lebih dari 8  ton ?

2. berapa luas sawah yang produktivitasnya kurang dari 5 ton ?

3. berapa luas sawah yang produktivitasnya antara 4 – 7 ton ?

 

Pertanyaan-pertanyaan di atas dapat dijawab dengan menggunakan sifat-sifat distribusi normal sebagaimana yang telah disusun pada Tabel Z.

Pertanyaan no.1 dapat dijawab sbb:

1. Hitung nilai z dari nilai x = 8 ton dengan rumus 

    clip_image002[10]

2. Hitung luas di bawah kurva normal pada z = 2,22.  Caranya buka Tabel Z dan lihat  sel pada perpotongan baris 2,20 dan kolom 0,02.  Hasilnya adalah angka 0,98679 dan bila dijadikan persen menjadi 98,679%.  Angka ini menunjukkan bahwa luas di bawah kurva normal baku dari titik 2,22 ke kiri kurva adalah sebesar 98,679%. Karena luas seluruh di bawah kurva normal adalah 100%, maka luas dari titik 2,22 ke kanan kurva adalah 100% – 98,679% = 1,321% (arsir warna hitam pada gambar).  Oleh karena itu, luas sawah yang produktivitasnya lebih dari 8 ton adalah 1,321%, yaitu (1,321/100) x 100.000 ha = 1321 ha.

kurva normal baku, 2,22

 

Pertanyaan no.2 dapat dijawab sbb:

1.  Hitung nilai z dari nilai x = 5 ton, dengan rumus

     clip_image002[12]

2.  Hitung luas di bawah kurva normal pada z = -1,11.  Caranya buka Tabel Z dan lihat  sel pada perpotongan baris -1,10 dan kolom 0,01.  Hasilnya adalah angka 0,13350 dan bila dijadikan persen menjadi 13,35%.  Angka ini menunjukkan bahwa luas di bawah kurva normal baku dari titik -1,11 ke kiri kurva adalah sebesar 13,35% (diarsir warna hitam pada gambar).  Oleh karena itu, luas sawah yang produktivitasnya kurang dari 5 ton adalah 13,35%, yaitu (13,35/100) x 100.000 ha = 13350 ha.

kurva normal baku 1,11

 

Pertanyaan no.3 dapat dijawab sbb:

1. Hitung nilai z dari nilai x = 4 ton, dengan rumus

     clip_image002[1]

2. Hitung nilai z dari nilai x = 7 ton, dengan rumus

    clip_image002[3]

3.  Hitung luas di bawah kurva normal pada z = –2,22.  Caranya buka Tabel Z dan lihat  sel pada perpotongan baris –2,20 dan kolom 0,02.  Hasilnya adalah angka 0,01321 dan bila dijadikan persen menjadi 1,321%.  Angka ini menunjukkan bahwa luas di bawah kurva normal baku dari titik –2,22 ke kiri kurva adalah sebesar 1,321%.

4. Hitung luas di bawah kurva normal pada z = 1,11.  Caranya buka Tabel Z dan lihat  sel pada perpotongan baris 1,10 dan kolom 0,01.  Hasilnya adalah angka 0,86650 dan bila dijadikan persen menjadi 86,65%.  Angka ini menunjukkan bahwa luas di bawah kurva normal baku dari titik 1,11 ke kiri kurva adalah sebesar 86,65%.

5. Luas sawah yang produktivitasnya antara 4 – 7 ton adalah 86,65%-1,321% = 85,329% (diarsir warna hitam) atau (85,329/100) x 100.000 ha = 85329 ha.

    

kurva normal baku, -2,22 sd 1,11

About these ads

2 Tanggapan to “Penggunaan Tabel Z”

  1. Ayu Says:

    Mas, cara bikin kurva yang diarsir ini gimana ya? saya gak ngerti buatnya.. :'(

    • Muhammad Hatta Says:

      Ayu,
      cara bikinnya bisa dengan berbagai program seperti Snagit atau Paint. Tetapi bikin dulu kurvanya dengan excel atau lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: