STANDAR ERROR

Standar error adalah standar deviasi dari rata-rata.  Bila kita mempunyai beberapa kelompok data, misalnya tiga kelompok, maka kita akan mempunyai tiga buah nila rata-rata.  Bila kita hitung nilai standar deviasi dari tiga buah nilai rata-rata tersebut, maka nilai standar deviasi dari nilai rata-rata tersebut disebut nilai standar error.  Simbol standar error untuk sampel adalah clip_image002 atau kadang-kadang ditulis SE.

Rumus menghitung nilai standar error adalah sebagai berikut

rumus se

Contoh:

Kita mempunyai data jumlah anakan padi varietas Pandan Wangi sbb:

Sampel

I

II

III

1

28

30

36

2

32

30

40

3

15

27

31

4

21

22

26

5

22

24

30

6

17

20

24

7

17

17

22

8

14

15

14

9

29

27

31

10

28

30

39

11

27

26

36

12

29

23

31

Rata-rata

23.25

24.25

30

 

Secara teori, standar error adalah standar deviasi dari nilai rata-rata.  Dari contoh di atas, nilai rata-rata ada 3 buah, yaitu 23,25  24,25  30.  Oleh karenanya, bila kita hitung nilai standar deviasi dari ke tiga nilai tersebut, maka nilai itu disebut juga nilai standar error dari keseluruhan data di atas (lihat rumus menghitung standar deviasi di blog ini).  Namun, untuk keperluan praktis, maka perhitungan nilai standar error tidak dihitung dari nilai rata-ratanya, tetapi langsung dihitung dari keseluruhan data dengan rumus seperti di atas.

Nilai standar error data di atas adalah

nilai se

Untuk mencari nilai s2, lihat cara menghitung varians di blog ini.

About these ads

10 Tanggapan to “STANDAR ERROR”

  1. lailintittut Says:

    apakah standart error sama dengan akar dari varian???

  2. toto Says:

    standart error ini apa bisa di pakai untuk menghitung galat/error dari suatu tabel data?
    thank you

  3. Fholina Says:

    apakah ada batasan nilai untuk standar error atau berapa tingkat keprcayaan terhadap data tersebut ?

  4. tinnie thea Says:

    di sebelah mana cara menghitung varianya? saya ada tugas ni susah

  5. Vina Anggina Says:

    kalau standar error nya 8,3 apakah itu tinggi?
    apakah kalo standar error saya segitu data saya tidak akurat?

    • Muhammad Hatta Says:

      Vina,
      untuk mengukur keakuratan, biasanya orang menggunakan koefisien keragaman (coeficient variation); dibawah 10% ok, tapi tidak diatas 25%.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: